Buku: METODE TAKHRIJ HADITS

September 15, 2014 pukul 6:36 pm | Ditulis dalam Buku | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Di dalam kitab ini telah penulis himpun beberapa teori untuk memudahkan para peneliti dewasa ini terhadap letak-letak hadis Nabawi di berbagai al-kutub al-haditsiyah (referensi hadis). Penulis menjelaskan metodologi yang lazim dalam cara pentakhrijan hadis. Semuanya telah penulis rangkum dengan pola yang praktis dan mumpuni sebagai hasil resume dari berbagai literatur dan dari pengalaman praktek di lapangan. Di samping penulis memaparkan cara pengkajian sanad (mata rantai perawi hadis), cara istimbat hukumnya, maka dalam buku ini penulis juga memaparkan cara praktis untuk menentukan derajat (status) sebuah hadis.

Berikutnya penulis lengkapi dengan penjelasan beberapa referensi hadis dan musthalahnya secara global, yang demikian itu karena pemahaman terhadap berbagai pola penyusunan referensi hadis dan tipologinya merupakan langkah awal untuk seseorang dapat melakukan penelitian hadis itu sendiri.

Faktor utama yang mendorong penulis dalam menyusun kitab ini dikarenakan penulis merasakan hajat umat yang terlibat dalam penelitian hadis semakin marak, sementara mereka masih terlalu awam terhadap berbagai referensi hadis dan ilmu bantunya (musthalahnya). Mereka belum memahami betul sistematika penyusunan dan penertiban hadis-hadis Nabawi, lebih-lebih kandungan dan istimbat hukumnya. Maka tidaklah mustahil disana sini banyak muncul pertanyaan: Bagaimana cara mendeteksi keberadaan suatu hadis dalam berbagai referensi hadis?. Kenyataan seperti inilah yang sebenarnya tak layak dirasakan oleh para pemula peneliti hadis, lebih-lebih bagi mereka yang sudah sampai level pascasarjana

Penulis juga memprihatinkan kemungkinan sirnanya ilmu ini di kemudian hari, sehingga kelak ada seseorang yang berharap mencari petunjuk jalan yang dapat menuntunnya akan tetapi ia mengalami kegagalan, atau dia dapati tetapi dengan cara yang sangat melelahkan padahal ilmu seperti ini sudah selayaknya menjadi gamblang di hadapan mereka yang terlibat dalam penelitian hadis secara khusus dan ilmu-ilmu keislaman pada umumnya.

Perlu penulis ingatkan bahwa materi kajian sanad sebenarnya sudah lama menjadi salah satu mata kuliah wajib pada fakultas hadis Universitas Islam Madinah Munawwarah, namun penulis melihat masih terlalu dasar, belum sampai kepada inti permasalahannya, masih berkisar pada kajian syarah hadis dan pengenalan terhadap para perawi, atau beberapa point perihal istimbat hukumnya atau yang sejenisnya, belum menukik kepada cara pengambilan sari hukum dari sub-sub pokok masalah, atau penemuan dan penelusuran hadis dalam referensi hadis. Lebih lanjut silahkan periksa kitab karya Syaikh Abdul Muhsin al-Abad dalam buku Takhrij Dua Puluh Hadis dari Shahih Bukhari dan Muslim, dan karya syaikh Abdul Ghifar Hasan dalam makalah sanad untuk mahasiswa tingkat III dan IV.

Semoga karya ini dapat menjembatani dan membantu mereka yang gemar menetili hadis dan musthalahnya, sebagai kunci untuk memudahkan pembahas-an keberadaan suatu hadis dalam berbagai literatur hadis.

Buku ini telah penulis tawarkan kepada beberapa dosen, teman sejawat yang gemar meneliti hadis, serta kepada siapa saja yang belum penulis konfirmasi dengan harapan kiranya berkenan memberikan koreksi yang membangun untuk penyempurnaan edisi berikutnya.

Pratinjau buku dapat di download DISINI

Jika ingin membeli bukunya, KLIK DISINI

Harga Buku : Rp 51.900,00

Berat Buku : 755.3 gr

013-Metode Takhrij Hadits

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: